6 OKP Berjuang, Desak Pemkab Mura Serahkan Aset

0
119

Lubuklinggau. –
Enam Organisasi Kepemudaan ( OKP ) Kota Lubuklinggau, Gp Ansor Kota Lubuklinggau, diketuai oleh Ahmad Tarsusi, Garda Pemuda Merah Putih ( GMMP ) yang diketuai oleh Surya Adewijaya, Persatuan Pemuda Marga Sindang ( PPMS ), diketuai oleh Alvinus, Pemuda Bulan Bintang ( PBB ) Heri Padri, AMPI diketuai oleh Bernidho dan seketaris Devi Indriansyah, Himpunan Pemuda Perantau Muratara ( HPPM ), diketuai oleh Ruslan Efendi melakukan rembuk bersama untuk mengambil langkah terkait aset – aset daerah yang sedang bersengketa antara Pemerintah Kota ( Pemkot ) Lubuklinggau dan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Musi Rawas. Selasa ( 27/11 ).

Enam ( 6 ) OKP ini akan terus men – support Pernyataan Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe, serta mendukung secara moral dalam memperjuangkan aset – aset daerah yang berada dikota Lubuklinggau.

Ahmad Tarsusi, selaku Ketua Gp Ansor Kota Lubuklinggau menjelaskan Kesimpulan dari pertemuan dan hasil rembuk antara 6 OKP pada kali ini yakni, mengambil sikap untuk terus men – support penyataan Walikota Lubuklinggau dalam memperjuangkan Aset daerah.

” Mengingat gedung tersebut berada di tengah pusat Kota Lubuklinggau sebagai kota transit yang sedang membangun wajah kota. Kami OKP sangat mendukung kebijakan Pemkot karena aset ini terkait dengan hajat hidup masyarakat umum jika nantinya dikelola oleh Pemkot,” Ujar nya.

lanjutnya, Apabila Pemkab Mura tidak mengindahkan, AP3L bersama 34 OKP didalamnya akan mendesak pihak terkait untuk melakukan invalitisir atau uji petik terhadap aset Pemkab Musirawas yang berada di kota lubuklinggau,” tegasnya.

Dikatakan Ketua AMPI, Bernido, sudah 17 tahun kita menunggu untuk membangun pasilitas Pemkab Mura yang ada di Kota Lubuklinggau tetapi ini terkendala karena aset tersebut belum diserahkan, katanya

“Selama 17 tahun kita menunggu untuk membangun wajah kota yang lebih baik. Pemda Mura telah memiliki gedung kantor yang bau dan telah ditempati. Saat ini kita tidak akan menunggu lagi dan sepakat menyegel aset Pemkab Mura yang ada di Lubuklinggau.”, katanya.

Tambah Bernido, sebaiknya aset Mura itu di inventarisir dulu. Sepengetahuan kami tidak hanya gedung eks Pemkab Mura, GOR dan RS. Sobirin. Masih banyak aset Pemkab Mura yang ada di Linggau belum terinventarisir.

“Informasi yang kita dapat ada tanah bangunan yang sudah dilelang dan sekarang kepemilikan nya saat ini menjadi sengketa. Tidak hanya itu ada beberapa tempat milik Pemda itu disewa kepada swasta”, terangnya.

6 OKP saat ini berkomitmen untuk terus memperjuangkan aset aset daerah yang ada di Kota Lubuklinggau. Dan menurut keterangan Ahmad Tarsusi, akan ada OKP – OKP yang lain dan belum sempat ikut rembuk, akan ikut menyusul dan bergabung bersama.

( Putra Sihombing )

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here